top
   
 
 
Jul
05
2008
Me, Myself & I
Home
about me..
My life...
Contact Me
testi..
My Blog
Coach
Articles
Solution
I.Marketing
Q & A
Personal
Personal Blog
Funny emails
Words..
Thanks Lists
social
Bazaar
Single Parents
Indosingleparent
projects
Improve IT Blog
Windows Server
Legal Directory
ICT Q&A
business
Chaiyo thoughts
Biz Articles
Biz Viewz
Advertising Lab
Baju Anak
Pinjam Usaha
Socialite
Lowongan S1-S2
Info Ibu - Anak
Info Diskon
Info hati-hati..
Indonesia Blog
Local News
ask me...


Entrepreneur
Tangan Di Atas
TDA Website
ICT Network
Biz Community
TDA A-B-C-D-E
TDA F-G-H-I-J
TDA K-L-M-N-O
TDA P-Q-R-S-T
TDA U-V-W-X-Y-Z
Other Side
FORUM
Link Exchange
Indo News
Other Blogs
Indo Blogger
Social Sites
Misc Info
my thoughts
Temen gue...
Visits today: 10
Visits month: 989
Visits total: 64269
Max. visits a day: 447
Max. visits a month: 8355
Pages visited today: 60
Login Form





Lost Password?
No account yet? Register
Home
Di Balik Minuman Isotonik

 
Minggu, 29 Juni 2008 | 03:00 WIB

Oleh Lusiana Indriasari

Minuman isotonik semakin gencar menyerbu pasaran. Melalui iklan, produk ini dicitrakan mampu mengganti cairan tubuh yang hilang dalam waktu singkat. Di balik kesan kesegarannya, minuman isotonik dapat berbahaya apabila dikonsumsi sembarangan.
Sebuah iklan minuman isotonik di televisi mengatakan, ion di dalam isotonik mampu menjaga kelembapan kulit dan tubuh lebih baik daripada air biasa. Iklan lain menyebutkan, kehilangan dua persen cairan tubuh akan menurunkan stamina dan konsentrasi.
Dosen pada Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor, Fransiska Rungkat Zakaria, mengatakan, iklan produk isotonik sebagian menyesatkan masyarakat.
Di iklan, seolah-olah isotonik bisa diminum siapa saja dan dalam kondisi apa saja. Padahal, Fransiska mengingatkan, isotonik tidak bisa dikonsumsi sembarangan karena minuman ini mengandung garam natrium (NaCl).
"Coba perhatikan labelnya, pasti ada kandungan Na dan Cl nya," tutur Fransiska. Ia menambahkan, minuman isotonik itu tidak lain adalah larutan garam. Oleh produsennya, larutan itu kemudian diberi tambahan zat lain, seperti vitamin.
Ion yang disebut-sebut sangat bermanfaat bagi tubuh sebenarnya juga tidak hanya terkandung pada isotonik. Setiap garam yang dilarutkan dalam air, kata Fransiska, pasti akan berubah menjadi ion Na dan ion Cl. "Jadi, ion yang terkandung dalam sayur lodeh dengan ion dalam isotonik itu sama saja," tutur Fransiska.
Karena berisi garam, isotonik tidak boleh diminum sembarangan. Apabila berlebihan, kadar garam dalam tubuh akan menyebabkan tekanan darah tinggi atau hipertensi. "Bila sudah kena hipertensi, tinggal menunggu saja bagian tubuh mana yang jebol duluan," kata Fransiska.
Dari makanan
Apabila tubuh kita berkeringat, natrium dan klorida yang terkandung dalam cairan tubuh ikut keluar melalui pori-pori kulit. Jika kedua zat itu tidak digantikan, sel-sel tubuh kita lama-lama akan rusak dan mati.
Persoalannya, dari manakah zat natrium dan klorida itu diperoleh? Apakah harus dari minuman isotonik? Jawabannya, tidak.
Menurut Fransiska, makanan yang kita konsumsi sehari-hari sudah cukup untuk menggantikan natrium dan klorida yang keluar bersama keringat. "Setiap kali masak, kita selalu menggunakan garam. Itu sudah cukup untuk mengganti garam yang keluar dari tubuh. Bahkan berlebih," papar Fransiska.
Ia mengingatkan, dalam kondisi normal, tubuh orang dewasa hanya memerlukan 2,3 gram natrium per hari, sedangkan klorida hanya 50-100 mg. Pada anak-anak, kebutuhan dua zat itu lebih sedikit dibandingkan dengan orang dewasa.
Apabila kita memasak tanpa garam, kebutuhan natrium dan klorida juga sudah bisa dipenuhi dari bahan makanan. Ia mencontohkan, 1 ons daging merah mengandung 70 mg natrium, sementara setiap 10 ons nasi mengandung 10 mg natrium.
Bahan makanan lain, seperti telur, daging ayam, kacang-kacangan, buah, dan sayur, juga mengandung natrium. "Karena itu, pada kondisi normal, kita tidak perlu lagi mengganti cairan tubuh dengan isotonik," kata Fransiska.
Fransiska mengingatkan, isotonik lebih cocok dikonsumsi atlet yang menggeluti olahraga berat. Pada atlet olahraga berat, kebutuhan sodium memang lebih tinggi dari orang biasa, yaitu 5-7 gram per hari.
Meski begitu, sebaiknya dihitung lebih dulu apakah natrium dan klorida yang dibutuhkan atlet bersangkutan sudah cukup didapat dari makanan yang dikonsumsi. Bila masih kurang, boleh saja ditambah dengan isotonik.
Di negara maju, kata Fransiska, ada lembaga yang meneliti dan menghitung berapa jumlah natrium pada makanan yang dikonsumsi atlet. Hasilnya, menu makanan yang dihidangkan tiga kali sehari itu sudah mengandung 6 gram natrium.
Mengecoh
Meski isotonik tidak boleh dikonsumsi sembarangan, beberapa iklan produk isotonik justru memakai model orang biasa (bukan atlet) sebagai konsumen isotonik. Minuman isotonik itu juga ditenggak pada kondisi biasa saja, seperti terjebak macet yang tidak selalu identik dengan keluarnya ion-ion tubuh secara berlebihan. Bahkan disebutkan, tanpa menyebut kondisinya, isotonik lebih baik dari air biasa.
Menurut Fransiska, iklan semacam itu sangat menyesatkan masyarakat. Produsen boleh saja menarik pembeli dengan iklan yang kreatif, tetapi dalam iklan juga harus dicantumkan informasi yang jelas, bukan informasi menyesatkan.
Produsen seharusnya juga mencantumkan peringatan minuman itu mengandung garam. Agar konsumen bisa mengambil keputusan terbaik, harus disebutkan pula berapa jumlah garam yang dibutuhkan manusia per harinya.
"Memang produsen akan ribut. Kalau label itu diberlakukan, produk mereka tidak akan laku. Meski demikian, jangan karena kepentingan ekonomi, kesehatan masyarakat dipertaruhkan," kata Fransiska. Jadi, meski kelihatannya menyegarkan, hati-hati bila ingin mengonsumsi isotonik. 
 

 
To the women : remember this!

LET THIS TRUE STORY SERVE AS A WARNING

Biarlah cerita nyata ini menjadi peringatan

 

To the men : warn your loved ones!

Untuk para pria : peringatilah orang yang Anda kasihi !

To the women : remember this!

Untuk para wanita : ingatlah akan hal ini !

 

About a month ago there was a woman standing by the Mega Mall entrance passing out flyers to all the women going in. The woman had written the flyer herself to tell about an experience she had, so that she might warn other women.

Sekitar satu bulan ada seorang wanita sedang berdiri di Pintu masuk Mega Mall dan sedang membagikan flyer kepada semua wanita yang masuk ke mall tersebut. Wanita tersebut telah menulis sendiri flyer tersebut untuk menceritakan mengenai pengalaman yang dialaminya, sehingga dia dapat memperingati wanita lainnya.

The previous day, this woman had finished shopping, went out to her car and discovered that she had a flat. She got the jack out of the trunk and began to change the flat. A nice man dressed in business suit and carrying a briefcase walked up to her and said,

Sehari sebelumnya, wanita ini telah selesai berbelanja, keluar menuju ke mobilnya dan mendapati bahwa ban mobilnya kempEs. Dia mengeluarkan dongkrak dari bagasi dan mulai mengganti ban yang kempes itu. Seorang pria yang ramah dengan pakaian bisnis dan membawa sebuah koper menghampiri dia dan berkata,

'I notice you're changing a flat tire. Would you like me to take care of it for you?'

'Saya perhatikan Anda sedang mengganti ban yang kempes. Maukah Anda membiarkan saya yang melakukannya untuk Anda?'

The woman was grateful for his offer and accepted his help. They chatted amiably while the man changed the flat, and then put the flat tire and the jack in the trunk, shut it and dusted his hands off.

Wanita tersebut sangat berterima kasih dengan tawarannya dan menerima pertolongannya. Mereka bercakap-cakap dengan ramah sementara sang pria mengganti ban kempEs tersebut, dan meletakkan ban kempes serta dongkrak ke dalam bagasi, menutupnya dan membersihkan tangannya.

The woman thanked him profusely, and as she was about to get in her car, the man told her that he left his car around on the other side of the mall, and asked if she would mind giving him a lift to his car. She was a little surprised and asked him why his car was on the other side. He explained that he had met an old friend in the mall whom he hadn't seen for some time and they had a bite to eat and visited for a while; he got turned around in the mall and left through the wrong exit, and now he was running late and his car was clear around on the other side of the mall.

Wanita tersebut sangat berterima kasih kepadanya, dan ketika dia hendak masuk ke mobilnya, pria tersebut mengatakan bahwa dia memarkir mobilnya di bagian lain dari mall tersebut, dan bertanya apakah wanita tersebut tidak keberatan untuk memberinya tumpangan sampai ke mobilnya.Wanita tersebut sedikit terkejut dan menanyakan mengapa mobil pria tersebut ada di bagian lain. Pria itu menjelaskan bahwa dia baru saja bertemu dengan teman lama di mall yang sudah lama tidak ditemuinya dan mereka baru saja makan dan bercengkerama sebentar; dia kemudian berjalan ke arah sebaliknya dari mall tersebut dan keluar melalui pintu yang salah, dan dia sekarang telat dan mobilnya berada di bagian lain dari mall tersebut.

The woman hated to tell him 'no' because he had just rescued her from having to change her flat tire all by herself, but she felt uneasy. Then she remembered seeing the man put his briefcase in her trunk before shutting it and before he asked her for the ride to his car.

Wanita tersebut merasa sungkan untuk berkata 'tidak' karena dia baru saja menolongnya sehingga tidak perlu mengganti bannya sendirian, tetapi dia merasa gelisah. Kemudian dia teringat melihat pria tersebut menaruh kopernya ke dalam bagasinya sebelum menutupnya dan sebelum pria itu bertanya apakah dia bisa menumpang di mobilnya.

She told him that she'd be happy to drive him to his car, but she just remembered one last thing she needed to buy. She said she would only be a few minutes; he could sit down in her car and wait for her; she would be as quick as she could be. She hurried into the mall, and told a security guard what had happened; the guard came out to her car with her, but the man had left..

Wanita tersebut berkata bahwa dia sangat ingin mengantar pria tersebut ke mobilnya, tetapi dia baru saja ingat bahwa masih ada yang harus dibelinya. Wanita itu berkata bahwa dia hanya akan sebentar; pria tersebut dapat duduk di mobilnya dan menunggunya; dia akan secepatnya kembali. Wanita tersebut kemudian tergesa-gesa masuk ke dalam mall dan memberitahu satpam apa yang telah terjadi; satpam tersebut mendatangi mobilnya, akan tetapi pria tersebut telah hilang..

They opened the trunk, took out his locked briefcase and took it down to the police station. The police opened it (ostensibly to look for ID so they could return it to the man). What they found was rope, duct tape and knives.

Mereka kemudian membuka bagasinya, mengambil koper pria tersebut yang masih terkunci dan membawanya ke kantor polisi. Polisi kemudian membukanya (tentu saja untuk mencari kartu identitasnya sehingga dapat mengembalikannya kepada pria tersebut). Apa yang mereka temukan ternyata tali, plester dan pisau.

When the police checked her 'flat' tire, there was nothing wrong with it; the air had simply been let out. It was obvious what the man's motive was, and obvious that he had carefully thought it out in advance.

Ketika polisi memeriksa bannya yang kempes, tidak ada yang salah dengan bannya; udaranya telah dikeluarkan dengan sengaja. Jelaslah motif pria tersebut, dan jelas pula bahwa dia telah merencanakannya dari awal.

 

The woman was blessed to have escaped harm. How much worse it would have been had she waited in the car while the man fixed the tire, or if she had a baby strapped into a car seat. Or if she'd gone against her judgment and given him a lift.

Wanita tersebut masih diberkati dan telah lolos dari bahaya. Betapa akan lebih buruk jadinya bila dia menunggu di dalam mobil sementara pria tersebut memperbaiki bannya, atau jika ada bayi di dalam mobilnya. Atau dia tidak menghiraukan kata hatinya dan memberi pria tersebut tumpangan.

I'd like you to forward this to all the women you know..

Saya ingin Anda mem-forward hal ini ke semua wanita yang Anda kenal..

It may save a life. A candle is not dimmed by lighting another candle.I was going to send this to the ladies only; but guys, if you love your mothers, wives, sisters, daughters, etc., you may want to pass it on to them as well.

Hal tersebut mungkin dapat menyelamatkan sebuah nyawa. Cahaya sebuah lilin tidak berkurang dengan nyalanya lilin lain. Saya sebenarnya ngin mengirimkannya kepada para wanita; tetapi untuk para pria, jika Anda mengasihi ibu, isteri, saudara perempuan, anak perempuan Anda, dan lainnya, Anda dapat mengirimkannya kepada mereka juga.

Send this to any woman you know that may need to be reminded that the world we live in has a lot of crazies in it....better safe than sorry.

Kirimkan ini ke semua wanita yang Anda kenal yang patut diingatkan bahwa dunia yang kita tinggali banyak memiliki kegilaan… lebih baik berhati-hati daripada menyesal.

 

PLEASE BE SAFE AND NOT SORRY!

Mohon berhati-hati daripada menyesal !

JUST A WARNING TO ALWAYS BE ALERT AND USE YOUR HEAD!!!

Hanya sebuah peringatan untuk selalu waspada dan menggunakan akal sehat Anda !!!

Pass this along to every woman you meet. Never let your guard down.

Sebarkan hal ini kepada setiap wanita yang Anda termui. Jangan pernah Anda lengah.

 

 

SOMETIMES, THAT FEELING IN YOUR GUT IS THE VOICE OF GOD. TRUST YOUR INSTINCTS!!

KADANG-KADANG, PERASAAN DI HATI ANDA ADALAH SUARA TUHAN. PERCAYA PADA INSTING ANDA !!

 
Waspadalah Pada Lumpuh Wajah !
v\:* { BEHAVIOR: url (#default#vml) } v\:* { BEHAVIOR: url (#default#vml) }

Catatan penting buat yang suka berkendaraan MOTOR!!

Waspadalah Pada Lumpuh Wajah !

 

Jangan anggap enteng terpaan angin yang terus-menerus menampar bagian wajah. Paparan secara intens ini berpotensi mengakibatkan kelumpuhan di wajah.

"Bahasa medisnya Bell's Palsy. Ini semacam stroke di wajah. Bedanya stroke dalam keadaan tak sadar. Bell's Palsy penderita masih dalam keadaan siuman," jelas Dr. Enrico A. Rinaldi, kepala klinik PT Ristra Indolab..

Penyebab Bell's Palsy yakni angin yang masuk ke dalam tengkorak atau Foramen Stilo Mastoideum. Angin dingin dari arah depan ini membuat syaraf di sekitar wajah sembab lalu membesar. Akibatnya syaraf terjepit. Ini yang menyebabkan kelumpuhan

Hal ini yang dialami oleh Widiarko Guruh, staf desain grafis Majalah OTOR. "Wajah terasa kaku. Mata sulit digerakkan. Sekarang dalam proses fisioterapi. Kejadian yang sama juga dialami oleh beberapa pengendara di lokasi pengobatan," jelasnya.

Dari pengalamannya Dan rekannya yang sesama penderita terungkap, mereka tidak menggunakan helm tertutup. Akibatnya, angin yang rutin menerpa bagian muka mengakibatkan syaraf nomor tujuh mengalami pembengkakan.

"Syaraf itu bernama Nervous Fascialis. Biasanya penderita mengalami gejala awal rasa nyeri di kepala, di dalam telinga Dan sudut rahang. Timbulnya mendadak Dan di pagi Hari," jelas dokter yang juga pengendara Yamaha Mio 2006 ini.

Untuk itu, Dr. Enrico mewanti agar pengendara motor tidak asal menggunakan perlengkapan keselamatan. "Helm fullface yang benar satu-satunya cara agarTerhindar dari Bell's Palsy. Pilihlah helm yang tidak terlalu ketat juga tidak longgar," jelasnya.

Ia juga menegaskan penggunaan helm halfface ditambah google tidak cukup membantu. Sebab, peranti itu hanya melindungi bagian Mata. Muka masihTetap kan tampar angin.

Penderita Bell's Palsy mesti mendapat perawatan yang cepat. Dikasih  obat   Preadnisone. (=di apotik tersedia koq!)
 "Kecenderungannya Mata juga kering. Teteskan tiap Hari. Sebagian besar penderita akan sembuh spontan. Makin cepat pengobatan makin baik," ungkapnya.

PENTINGNYA BERJAKET

Selain itu Dr. Endrico juga memberi wejangan. Bukan Cuma wilayah muka, bagian dada juga perlu mendapat proteksi. Kan masih banyak pengendara yang tidak  Mengindahkan bagian ini. Padahal, terdapat organ vital di sektor itu.

"Gunakan jaket tertutup. Angin dingin saat berkendara bisa membuat organ terganggu dalam waktu yang lama," jelasnya.

Ia juga menilai penggunaan windshield (penutup dada) di beberapa motor cukup membantu menahan terpaan angin ke dada. "Selama tidak mengganggu keselamatan penggunaan windshield sangat baik," paparnya. (artikel-kesehatan-online.com)
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Results 1 - 4 of 112

Home | about me.. | My life... | Contact Me | testi.. | My Blog |

| © cahyodwi.com 2005 | design by
mamplates.com |
© 2008 cahyodwi.com
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.